NATRIUM TUNGSTAT BERFUNGSI SEBAGAI KATALIS EPOKSIDASI DAN OKSIDASI

NATRIUM TUNGSTAT ialah senyawa anorganik dengan rumus Na2WO4•2H2O. Zat padat putih yang larut dalam air ini adalah garam natrium dari ortotungstat. Senyawa ini berguna sebagai sumber tungstat untuk sintesis kimia. Garam natrium yang satu ini merupakan zat antara dalam pengubahan bijih tungsten menjadi logamnya.

Nama IUPAC garam natrium ini adalah Natrium tungstat. Adapun sifat-sifatnya adalah:

  • Rumus molekul: Na2O4W
  • Berat molekul: 293,82 gr mol−1
  • Penampilan: Kristal putih rombohedral
  • Densitas: 4,179 gr/cm3 (anhidrat); 3,225 gr/cm3 (dihidrat)
  • Titik lebur: 698 °C (1288 °F; 971 K)
  • Kelarutan dalam air: 57,5 gr/100 mL (0 °C); 74,2 gr/100 mL (25 °C)
  • Kelarutan dalam air: 57,5 gr/100 mL (0 °C); 74,2 gr/100 mL (25 °C); 96,9 gr/100 mL (100 °C)
  • Kelarutan dalam pelarut lain: Sedikit larut dalam ammonia; tidak larut dalam alkohol, dan asam
  • Struktur Kristal: Rombik (anhidrat); ortorombik (dihidrat)

PEMBUATAN DAN STRUKTUR

Jalur/rute paling dominan untuk garam ini ialah ekstraksi dari bijih tungsten, hampir semua darinya adalah tungstat. Dengan demikian, bijihnya, diolah dengan basa untuk memberikan natrium tungstat, seperti yang diilustrasikan dalam hal wolframite:

Fe/MnWO4 + 2 NaOH + 2 H2O → Na2WO4•2H2O + Fe/Mn(OH)2

Scheelite diolah dengan cara serupa menggunakan natrium karbonat.

Natrium tungstat dapat juga diproduksi melalui perlakuan tungsten karbida dengan suatu campuran natrium nitrat dan natrium hidroksida dalam satu proses penyatuan yang  dapat mengatasi eksotermisitas tinggi dari reaksi yang terlibat.

Beberapa polimorf dari natrium tungstat dikenal, tiga hanya pada satu tekanan atmosfir. Mereka mencirikan dianion ortotungstat tetrahedral tetapi berbeda dalam motif kemasannya. Anion WO42- mengadopsi satu struktur seperti sulfat (SO42- ).

REAKSI

Perlakuan natrium tungstat dengan asam hidroklorida memberikan trioksida:

Na2WO4 + 2 HCl → WO3 + 2 NaCl + H2O

Reaksi ini dapat sebaliknya menggunakan larutan natrium hidroksida encer.

KEGUNAAN

Dalam kimia organik, natrium tungstat digunakan sebagai katalis untuk epoksidasi alkena dan oksidasi alkohol menjadi aldehida atau keton.

Natrium tungstat juga diketahui atas efeknya untuk anti-diabetes; Peneliti telah mengidentifikasi jalur melalui mana natrium tungstat memperbaiki fungsi pankreas dan proliferasi sel beta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s