KADMIUM OKSIDA UNTUK ELEKTROPLATING & SEBAGAI PIGMEN

KADMIUM OKSIDA ialah senyawa anorganik dengan rumus CdO. Ini merupakan salah satu dari prekursor utama bagi senyawa kadmium lain. Kadmium oksida mengkristal dalam kisi garam batuan kubus seperti natrium klorida, dengan pusat kation dan anion oktahedral.   Oksida ini terjadi secara alami sebagai mineral langka monteponite. Kadmium oksida dapat dijumpai sebagai serbuk amorf tak berwarna atau kristal merah. Kadmium oksida ialah suatu semikonduktor tipe-n dengan celah pita 2,16 eV pada suhu kamar.

Nama IUPAC oksida ini adalah kadmium oksida; nama lainnya adalah: Kadmium(II) oksida, Kadmium monoksida. Adapun sifat-sifatnya adalah:

  • Rumus molekul: CdO
  • Berat molekul: 128,41 gr/mol
  • Penampilan: Serbuk tak berwarna (bentuk alfa); Kristal merah-coklat (bentuk beta)
  • Bau: Tidak berbau
  • Densitas: 8,150 gr/cm3 (kristal); 6,95 gr/cm3 (amorf) padat
  • Titik lebur: – 1000 °C (1650 – 1830 °F; 1170 – 1270 K) dekomposisi dari bentuk amorf
  • Titik didih: 1559 °C (2838 °F; 1832 K), sublimasi
  • Kelarutan dalam air: Tidak larut
  • Kelarutan dalam pelarut lain: Larut dalam asam encer; Larut perlahan-lahan dalam garam amonium; Tidak larut dalam basa
  • Celah pita:  2,16 eV
  • Mobilitas elektron: 531 cm2/V.det
  • Kerentanan magnetik: -3×10−5 cm3/mol
  • Konduktivitas termal: 0,7 W/m-K
  • Indeks bias(nD): 2,49
  • Struktur kristal: Kubus, cF8
  • Gugus ruang: Fm3m, No. 225
  • Konstanta kisi: a = 4,6958 Å
  • Entropi molar standar So298: 55 J·mol−1·K−1
  • Entalpi pembentukan standar ΔfHo298: −258 kJ·mol−1
  • Indeks Uni Eropa: 048-002-00-0
  • Klasifikasi Uni Eropa: Karsinogenik  Cat.2; Mutagenik Cat. 3; Reproduktif Cat.3; Sangat beracun (T+); Berbahaya bagi lingkungan (N)
  • Titik nyala: Tidak mudah terbakar
  • LD50: 72 mg/kg (oral, tikus)

PRODUKSI DAN STRUKTUR

Karena senyawa kadmium sering dijumpai dalam kaitannya dengan bijih seng, kadmium oksida merupakan hasil-samping biasa dari pemurnian seng. Oksida ini diproduksi dengan membakar unsur kadmium di udara. Pirolisis dari senyawa kadmium, seperti nitrat atau karbonat, juga memberikan oksida ini. Ketika murni, oksida ini berwarna merah tetapi CdO tidak lazim berada dalam banyak warna yang berbeda karena kecenderungannya membentuk struktur cacat yang dihasilkan dari lowongan anion. Kadmium oksida dibuat secara komersial dengan mengoksidasi uap kadmium di udara.

KEGUNAAN

Kadmium oksida digunakan  sebagai bak penyepuh kadmium, elektroda untuk baterai penyimpan, garam kadmium, katalis, glasir keramik, fosfor, dan nematosida. Penggunaan utama untuk kadmium oksida ialah sebagai bahan untuk bak elektroplating, dan sebagai pigmen.

Konduktor Transparan

CdO digunakan sebagai bahan kunduksi tembus-pabdang, yang dibuat kembali sebagai film konduksi transparan di tahun 1907. Kadmium oksida dalam bentuk film tipis telah digunakan dalam aplikasi seperti sel-sel fotodioda, foto transistor, fotovoltaik, elektroda transparan, layar cairan kristal, detektor IR, dan pelapis anti pantul. Mikropartikel CdO mengalami eksitasi celah-pita ketika diekspos pada sinar UV-A dan juga selektif dalam fotodegradasi fenol.

Pelapisan Kadmium

Kebanyakan electroplating komersial kadmium dilakukan melalui elektrodeposisi dari bak sianida. Bak sianida ini terdiri dari kadmium oksida dan natrium sianida dalam air, yang mungkin membentuk kadmium sianida dan natrium hidroksida. Sebuah formula khas ialah 32 gr/L kadmium oksida dan 75 gr/L natrium sianida. Konsentrasi kadmium mungkin berbeda-beda dengan sebanyak-banyaknya 50%. Pencerah biasanya ditambah-kan ke dalam bak  dan penyepuhan dilakukan  pada suhu kamar dengan kemurnian anoda kadmium yang tinggi.

REAKTIVITAS

CdO merupakan suatu oksida basa dan dengan demikian diserang oleh asam encer yang memberikan larutan ion  [Cd(H2O)6]2+. Pada perlakuan dengan larutan basa kuat,  membentuk [Cd(OH)4]2−. Satu lapis tipis kadmium oksida terbentuk di permukaan kadmium dalam udara lembab pada suhu kamar. Kadmium akan mengoksidasi membentuk CdO pada suhu kamar. Uap kadmium dan uap air akan membentuk CdO dan hidrogen dalam reaksi yang berlangsung timbal-balik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s