Minyak Jojoba, Pengganti Minyak Ikan Paus sampai Biodiesel Murah dan Berkelanjutan

Minyak jojoba adalah cairan yang dihasilkan dalam biji Simmondsia chinensis (Jojoba), tanaman semak-semak yang berasal dari selatan Arizona, California selatan, dan barat laut Meksiko. Minyak ini membentuk sekitar 50% berat dari biji jojoba.
Minyak jojoba yang belum dimurnikan tampak seperti cairan jernih keemasan pada suhu kamar dengan sedikit berbau kacang. Minyak jojoba yang dimurnikan tidak berbau dan tidak berwarna.
Titik lebur minyak jojoba sekitar 10°C dan bilangan iodium sekitar 80 meq. Minyak jojoba relatif stabil bila dibandingkan dengan minyak nabati lain terutama karena minyak ini tidak mengandung trigliserida, tidak seperti kebanyakan minyak nabati lain seperti minyak biji anggur dan minyak kelapa.
Minyak ini memiliki indeks stabilitas oksidatif sekitar 60, yang berarti bahwa minyak ini lebih stabil dibandingkan minyak safflower, minyak kanola, minyak almond atau akualena tetapi kurang dibandingkan minyak jarak dan minyak kelapa.
Sifat Fisika
Sifat-sifat fisika minyak jojoba adalah:
• Titik beku: 7-10,6°C
• Indeks bias (nD): 1,4650 pada 25°C
• Specific gravity: 0,863 pada 25°C
• Titik asap: 195°C
• Titik nyala: 295°C
• Bilangan iodium: 82 meq
• Viskositas: 48 cSt pada 99°C; 127 cSt pada 37,8°C
• Indeks viskositas: 190-230
Adapun komposisi Asam lemak minyak jojoba adalah:
• Asam palmitolat(C16:1): 0,24%
• Asam oleat (C18:1): 0,66%
• Asam 11-eikosenoat (C20:1): 30,3%
• Asam 9-godoelat (C20:1): 14,6%
• Asam dokosenoat (C22:1): 14,2%
• Asam dokosdienoat (C22:2): 33,7%
Kegunaan Minyak Jojoba
Minyak Jojoba digunakan sebagai pengganti minyak ikan paus dan turunannya, seperti setil alkohol. Larangan atas impor minyak ikan paus ke Amerika Serikat pada 1971 menyebabkan penemuan minyak jojoba ini “dalam banyak hal lebih unggul minyak sperma untuk aplikasi dalam kosmetik dan industri lainnya.”
Minyak Jojoba dijumpai sebagai aditif dalam banyak produk kosmetika, terutama yang dipasarkan sebagai yang dibuat dari bahan-bahan alami. Terutama, produk tersebut secara umum mengandung jojoba yaitu lotion dan pelembab, shampoo dan kondisioner. Atau, minyak aslinya sendiri dapat digunakan pada kulit, rambut, atau kutikula.
Minyak Jojoba ialah fungisida, dan dapat digunakan untuk mengontrol jamur.
Seperti olestra, minyak jojoba ialah minyak yang dapat dimakan tetapi non kalori dan tidak dapat dicerna, yang berarti minyak ini akan lewat melalui usus tanpa perubahan dan dapat menyebabkan kondisi tinja yang disebut steatorrhea.
Biodiesel jojoba telah dieksplorasikan sebagai bahan bakar yang murah, berkelanjutan yang dapat berfungsi sebagai pengganti bagi minyak diesel yang berasal dari minyak bumi. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s