Apa Itu Molluskisida?

Molluskisida, juga dikenal sebagai umpan bekicot dan pelet siput, adalah pestisida untuk melawan moluska, yang biasanya digunakan dalam pertanian atau berkebun, untuk mengendalikan hama gastropoda khususnya bekicot dan siput yang merusak tanaman pangan atau tanaman bernilai lainnya dengan memberi makan untuk mereka.

Banyak zat kimia yang dapat digunakan sebagai molluskisida:

  • Garam logam seperti besi(III) fosfat dan aluminium sulfat, relatif tidak beracun, juga digunakan dalam berkebun/pertanian organik.
  • Metaldehide
  • Methiocarb
  • Inhibitor asetilkolinesterase, sangat beracun bagi hewan dan manusia, bertindak juga sebagai racun tontak.

Peristiwa Peracunan

Molluskisida berbasis garam logam tidak beracun bagi hewan yangt lebih tinggi. Namun, yang berbasis metaldehida dan terutama produk berbasis-inhibitor asetilkolinesterase sangat beracun, dan telah menimbulkan banyak kematian hewan peliharaan dan manusia. Beberapa produk yang mengandung zat pahit yang mereduksi tetapi tidak mengeliminasi resiko dari peristiwa peracunan. Obat antikolinergis seperti atropine dapat digunakan sebagai mengawa racun (antidote) untuk keracunan inhibitor asetilkolinesterase. Tidak ada antidot untuk metaldehide, pengobatannya ialah simtomatik.

Methiocarb dapat menyebabkan keracunan akut bagi orang yang kena dengan zat ini selama waktu yang lama dan akan meracuni pula organisme air.

Besi(III) Fosfat: Moluskisida yang Ramah Lingkungan

BESI(III) FOSFAT ialah senyawa anorganik dengan rumus  FePO4. Beberapa bahan terkait dikenal, termasuk empat polimorf dari FePO4 dan dua polimorf dari dihidratnya FePO4(H2O)2. Bahan ini menemui beberapa aplikasi teknis serta terjadi dalam kerajaan mineral.

Nama lain Besi(III) fosfat ialah Ferri ortofosfat, ferri fosfat. Adapun sifat-sifatnya adalah:

  • Rumus molekul: FePO4
  • Penampilan: Zat padat berwarna kuning
  • Densitas: 3.056 g/cm3
  • Kelarutan dalam air: Tidak larut
  • Cas. Number: 10045—86-0 (anhidrat)

Struktur

Bentuk yang paling umum dari FePO4 mengadopsi struktur α-kuarsa. Dengan demikian P dan Fe memiliki geometri molekul tetrahedral. Pada tekanan tinggi, perubahan fasa terjadi pada struktur yang lebih padat dengan pusat oktahedral Fe. Dua struktur ortorombik dan fase monoklin juga dikenal. Dalam dua polimorf dari dihidrat, pusat Fe adalah oktahedral dengan dua ligan air saling cis.

Kegunaan

Besi (III) fosfat merupakan salah satu dari beberapa moluskisida yang disetujui untuk digunakan dalam praktek pertanian organik. Berbeda dengan metaldehide lama, Besi(III) fosfat tidak-beracun untuk hewan peliharaan dan satwa liar.

Besi(III) fosfat ini dapat digunakan dalam proses produksi baja dan logam. Ketika terikat pada permukaan logam, besi fosfat mencegah oksidasi lebih lanjut dari logam. Keberadaannya adalah ikut bertanggung jawab atas ketahanan korosi pilar besi Delhi.

Pelapis besi fosfat juga terutama digunakan sebagai pelapis dasar untuk cat dalam rangka meningkatkan daya rekat ke besi atau substrat baja, dan sering digunakan dalam rustproofing juga. Zat ini juga dapat digunakan untuk pengikat kain, kayu, dan bahan lainnya untuk permukaan ini juga. Pelapisa besi fosfat biasanya diterapkan sebagai bagian dari sebuah lukisan atau serbuk proses pelapisan.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s