ANTIMON TRIOKSIDA PRODUKSI UTAMANYA UNTUK ZAT PEMADAM API

Antimon trioksida adalah senyawa anorganik dengan rumus Sb2O3. Ini adalah senyawa kimia komersial yang paling penting dari antimon. Senyawa ini ditemukan di alam sebagai mineral valentinite dan senarmontite. Seperti kebanyakan oksida polimer, Sb2O3 larut dalam larutan berair hanya dengan hidrolisis.

Nama IUPAC oksida ini ialah Antimon(III) oksida, nama lainnya Antimon seskuioksida, Antomon oksida, Flower of Antimony (bunga antimony), dan Okso-oksostibaniloksistiban. Adapun sifat-sifatnya adalah:

  • Rumus molekul: Sb2O3
  • Berat molekul: 291,518 gr/mol
  • Penampilan: Zat padat putih
  • Bau: Tidak berbau
  • Densitas: 5,2 gr/cm3, bentuk-α; 5,67 gr/cm3 bentuk-β
  • Titik lebur: 656 °C; 1,213 °F; 929 K
  • Titik didih: 1,425 °C; 2,597 °F; 1,698 K (menyublim)
  • Kelarutan dalam air: 1,21 mg/100 mL (0 °C);1,80 mg/100 mL (20 °C); 8,20 mg/100 mL (100 °C), dengan hidrolisis
  • Kelarutan dalam asam: Larut
  • Indeks bias (nD): 2,087, bentuk-α; 2,35, bentuk-β
  • Struktur Kristal: Kubus (α)<570 °C; Ortorombik (β) >570 °C
  • Geometri koordinasi: Piramida
  • Momen dipole: Nol
  • Klasifikasi Uni Eropa: Berbahaya (Xn);Karsinigenik. Cat. 3
  • LD50: 7000 mg/kg, oral (tikus)

 PRODUKSI DAN SIFAT-SIFAT

Produksi global antimon trioksida pada 2005 adalah 20.000 ton, sebuah kenaikan dari 112.600 ton pada 2002. China menghasilkan bagian terbesar (47%) diikuti oleh AS / Mexico (22%), Eropa (17%), Jepang (10%) dan Afrika Selatan (2%) dan negara-negara lain (2%). Antimon trioksida terutama diproduksi melalui peleburan bijih stibnite, yang dioksidasi menjadi Sb2O3 mentah menggunakan tungku yang beroperasi pada suhu sekitar 850 – 1000 °C. Transformasi ini digambarkan sebagai berikut:

2 Sb2S3 + 9 O2 → 2 Sb2O3 + 6 SO2

Sb2O3 mentah dimurnikan melalui sublimasi,  yang memungkinkan ia terpisah dari  arsenik trioksida yang lebih volatil. Tahapan ini relevan karena bijih antomon secara umum mengnadung jumlah arsenik yang signifikan.

Antimon oksida juga diperoleh melalui antimon triklorida, yang dapat diperoleh dari stibnit.

2 Sb2S3 + 3 CaCl2 + 6 O2 → 4 SbCl3 + 3 CaSO4

Setelah penyulingan fraksinasi untuk memisahkannya dari arsenik triklooorida, SbCl3 dapat dihidrolisis menjadi oksidanya:

2 SbCl3 + 3 H2O → Sb2O3 + 6 HCl

Pernatara ini dalam hidrolisis melibatkan oksiklorida SbOCl dan Sb4O5Cl2.

Meskipun tidak praktis untuk tujuan komersial, Sb2O3 dapat dibuat dengan membakar unsur antimon di udara:

4 Sb + 3 O2 → 2 Sb2O3

Sifat-sifat

Antimon trioksida ialah suatu oksida amfoter,  ia larut dalam larutan NaOH berair yang menghasilkan meta-antimonit, NaSbO2, yang dapat diisolasi sebagai trihidratnya. Antimon trioksida juga larut dalam asam mineral pekat yang memberikan garam yang bersangkutan, yang mengalami hidrolisis pada pengenceran dengan air. Dengan asam nitrat, trioksidanya dioksidasi menjadi antimon(V) oksida.

Bila dipanaskan dengan karbon, oksidanya direduksi menjadi logam antimon. Dengan zat pereduksi lain seperti natrium borohidrida atau litium aluminium hidrida, stibin, gas beracun yang tidak stabil dihasilkan. Bila dipanaskan dengan kalium barbiturat, kompleks garam kalium antimon tartrat, KSb(OH)2•C4H2O6 terbentuk.

STRUKTUR

Struktur Sb2O3 bergantung pada suhu sampelnya. Dimer Sb4O6 adalah gas suhu tinggi (1560 °C). Molekul Sb4O6 adalah bisiklik berbentuk kandang, serupa dengan  oksida terkait dari fosfor(III), fosfor trioksida. Struktur kandang ini bertahan dalam keadaan padat yang mengkristal dalam kebiasaan kubus. Jarak Sb-O 197,7 pm dan sudut O-Sb-O 95,6°. Bentuk ini berada dalam sifat sebagai mineral senarmontite. Di atas suhu 606 °C, bentuk yang lebih stabil ialah ortorombik, yang terdiri dari pasangan rantai -Sb-O-Sb-O- yang terhubung oleh jembatan oksida antara pusat-pusat Sb. Bentuk ini berada dalam alam sebagai mineral valentinite.

KEGUNAAN

Konsumsi antimon trioksida setiap tahunnya di AS dan Eropa mencapai 10.000 dan 25.000 ton, berturut-turut. Aplikasi utama adalah untuk zat pemadam api dalam kombinasinya dengan bahan-bahan halogenat. Kombinasi halida dan antimon merupakan kunci untuk akksi pemadaman-api untuk polimer, yang membantu untuk membantu karakter yang tidak mudah terbakar. Zat pemadam api tersebut ditemukan dalam peralatan listrik, tekstil, kulit, dan pelapis.

Aplikasi lain ialah:

  • Antimoni trioksida ialah suatu zat pemburam untuk kaca, keramik dan email.
  • Beberapa pigmen khusus mengandung antimon .
  • Antimon trioksida adalah katalis yang berguna dalam produksi polietilena tereftalat (plastik PET) dan vulkanisasi karet.
  • Zat pemadam api untuk tekstil, kulit, polimer dan pelapis.

KEAMANAN

Keracunan dari Sb2O3 bersifat topikal karena  itu adalah kemungkinan  hasil-samping  pembakaran beberapa bahan “tahan api” dengan senyawa antimoni. Oksida arsenik, antimon, bismut dan sebanding dalam toksisitas mereka, tetapi volatilitas mereka berbeda-beda. Antimon trioksida telah diduga berpotensi karsinogenik bagi manusia. TLV-nya adalah 0,5 mg/m3, karena bagi sebagian besar senyawa antimoni.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s