PENEMUAN TOKOTRIENOL: ANTIOKSIDAN YANG BERMANFAAT UNTUK KESEHATAN

Penemuan tokotrienol pertama kali dilaporkan oleh Pennock dan Whittle (USDA, Liverpool) pada tahun 1964, menjelaskan isolasi tokotrienol dari karet. Signifikansi biologis tokotrienol dengan jelas menunjukkan pada awal 1980-an, ketika kemampuannya untuk menurunkan kolesterol pertama kali dilaporkan oleh Qureshi dan  Elson (Universitas Wisconsin /Madison). Selama 1990-an, sifat-sifat anti-kanker dari tokoferol dan toktrienol mulai terlihat.

Sumber komersial tokotrienol baru-baru ini adalah beras, sawit, annatto. Perbandingan tokoferol-tokotrienol dalam beras, sawit, dan annatto ialah 50:50; 25:75; dan 0,1:99,9, secara berturut-turut.

Sumber-sumber tokotrienol alami lainnya termasuk minyak DEDAK beras, minyak kelapa, mentega coklat, jawawut, dan bibit gandum. Bunga matahari, kacang tanah, kemiri, sesame, dan minyak zaitun, bagaimanapun hanya mengandung tokoferol. Suplemen vitamin E secara khusus menyuplai 50–200 mg/hari campuran toktrienol. Dalam sejumlah uji klinis,dosis tokotrienol serendah-rendahnya 42 mg/hari telah memperlihatkan mengurangi tingkat kolesterol darah dengan 5%-35%. Tokotrienol adalah aman dan studi pada manusia tidak menunjukkan efek-efek yang merugikan dengan konsumsi 240 mg/hari selama 48 bulan.

Fraksi yang kaya tokotrienol dari beras, sawit, atau annatto, digunakan dalam suplemen nutrisi, makanan-makanan fungsional, dan kosmetika anti-penuaan, tersedia di pasar dengan kandungan vitamin E total 20%, 35%, 50%, dan 70%. Penyulingan molekuler terjadi pada suhu-suhu yang lebih rendah dan mengurangi masalah dekomposisi termal. Dengan vakum tinggi menghindari oksidasi yang dapat terjadi dengan adanya udara. Untuk manfaat dan mutu ini diinginkan untuk konsentrasi tokotrienol mutlak adalah tertinggi, tokoferol adalah terendah, dan proses ini digunakan karena bebas pelarut. Tokotrienol annatto mempunyai konsentrasi tokotrienol tertinggi, dan bebas tokoferol.

Vitamin E, apakah itu tokoferol atau tokotrienol sangat sensitif terhadap panas. Jenis-jenis tokotrienol dapat dilihat pada table di bawah ini:

Jenis-jenis tokotrienol

Jenis

R1

R2

R3

Alfa-Tokotrienol

Beta-Tokotrienol

Gamma-Tokotrienol

Delta-Tokotrienol

Me

Me

H

H

Me

H

Me

H

Me

Me

Me

Me

 

Perbandingan Tokotrienol dan Tokoferol

Tokotrienol merupakan bentuk vitamin E alami yang dapat melindungi terhadap kerusakan sel otak, mencegah kanker dan mengurangi kolesterol. Karakteristik biologis tersebut, bagaimanapun, tidak terdapat dalam tokoferol.

Sejak tahun 1980-an, telah ada banyak kajian membuktikan tokotrienol adalah lebih potensial dalam anti-oksidasinya. dan efek anti-kanker daripada bentuk-bentuk tokoferol umum yang harus dibayar struktur kimianya. Rantai-samping tak jenuh pada tokotrienol membuat tokotrienol menyusup ke dalam jaringan dengan lapisan asam lemak jenuh yang lebih efisien, membuat tokotrienol ideal untuk suplemen oral anti-penuaan dan perawatan kulit. Tokotrienol kemampuannya lebih baik dari tokoferol dalam melawan ketegangan oksidatif dari kulit yang telah terpapar pada sinar UV dari sinar matahari.

Vitamin E telah lama diketahui atas sifat-sifat antioksidasinya terhadap peroksidasi lipida dalam membrane biologis dan  alfa-tokoferol dianggap merupakan bentuk paling aktif. Bagaimanapun, sejak tahun 2000, ilmuwan telah membuktikan tokotrienol merupakan antioksidan terbaik dibandingkan tokoferol pada pencegahan penyakit kardiovaskuler dan kanker. Dari titik-tolak farmasetikal, formulasi baru-baru ini dari suplemen vitamin E, terutama terdiri dari  alfa– tokoferol, kelihatannya dapat dipertanyakan.

Tokotrienol Sintetik

Aneh, tokotrienol sintetik secara umum tidak tersedia terlepas dari kemampuan untuk menghasilkan senyawa-senyawa melalui reaksi-reaksi kimia.  Bergantung pada jalur sintesis, produk resultante mungkin dihasilkan sebagai campuran rasemat dl-tokotrienol yang terdiri dari campuran bentuk-bentuk d dan l (kanan dan kiri) yang merupakan lateral yang terbalik dari salah satu yang lainnya. Namun, isomer-isomer murni dari bentuk-bentuk tokotrienol d atau l juga memungkinkan menggunakan kimia yang benar. Dalam teori tersebut kemudian mungkin akan memberi banyak keuntungan klinis yang diklaim untuk tokotrienol alami sementara yang sangat murni sebagai perbandingan dan relatif murah untuk menghasilkannya.

Tidak Ada Akibat Buruk yang Diamati

Satu studi 13-minggu oleh H. Nakamura dkk. pada National Institute of Health Sciences (Jepang) dari toksisitas tokotrienol pada tikus menemukan perubahan yang signifikan dalam beberapa komponen darah, meningkatnya berat lever dan pengurangan berat ovari dan uterus (pada perempuan), bergantung pada dosisnya. Penulis memperkirakan tidak ada tingkat pengaruh yang merugikan yang diamati (NOAEL) pada tingkat 120 mg per kg berat badan per hari untuk pria dan 130 mg per kg berat badan untuk perempuan. Karena efek terhadap komponen-komponen darah diamati dalam semua kasus dengan non-plasebo, suatu tingkat pengaruh-yang tidak diamati (NOEL) tidak dapat ditentukan. Lihat juga likopena!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s