AMMONIUM ASETAT JUGA DIGUNAKAN SEBAGAI ADITIF MAKANAN

Ammonium asetat suatu senyawa kimia dengan rumus  NH4C2H3O2 atau C2H4O2.NH3 atau C2H7NO2. Senyawa ini adalah zat padat putih dan dapat berasal dari reaksi ammonia dan asam asetat. Senyawa ini tersedia secara komersial dan, bergantung pada grade-nya, dapat lebih murah.

Nama IUPAC ammonium asetat ialah Ammonium etanoat. Adapun sifat-sifatnya adalah:

  • Rumus molekul: NH4C2H3O2
  • Berat molekul: 77,0825 gr/mol
  • Penampilan: Kristal padat putih (deliquescent)
  • Densitas: 1,17 gr/cm3
  • Titik leleh: 114 °C, 387 K, 237 °F
  • Titik didih: Terurai
  • Kelarutan dalam air: 148 gr/100 ml (4 °C)
  • Kelarutan dalam metanol: 7,89 g/100 mL (15 °C)
  • Struktur kristal: Ortorombik

 Kegunaan dan Perbedaan Sifat

Sebagai garam dari asam lemah dan basa lemah, ammonium asetat memiliki sejumlah sifat yang berbeda.

  • NH4C2H3O2 kadang-kadang digunakan sebagai zat penghilang es yang dapat terurai secara biologis (biodegradable).
  • Ammonium asetat sering digunaan bersama asam asetat untuk membentuk larutan penyangga,  salah satu yang dapat terurai secara termal menjadi produk non-ionik.
  • Ammonium asetat berguna sebagai katalis dalam kondensasi Knoevenagel dan sebagai sumber ammonia dalam reaksi Borch dalam sintesis organik.
  • Senyawa ini merupakan contoh garam yang relatif meleleh pada suhu rendah.
  • Dapat digunakan bersama air suling untuk membuat reagen pengendapan protein.
  • Sering digunakan sebagai buffer encer untuk Spektrometri massa ESI protein dan molekul-molekul lain.
  • Berguna dalam dialisis sebagai bagian dari satu langkah pemurnian protein untuk menghilangkan kontaminan melalui diifusi.

Ammonium asetat adalah volatil pada tekanan rendah. Disebabkan ini senyawa ini telah digunakan untuk mengganti buffer sel dengan garam-garam non-volatil, dalam penyiapan sampel untuk spektrometri massa. Ammonium asetat juga populer sebagai penyangga untuk fase bergerak untuk deteksi HPLC bersama ELSD untuk alasan ini. Garam-garam volatil lain yang telah digunakan untuk ini termasuk ammonium format.

 

 

Aditif Makanan

Ammonium asetat juga digunakan sebagai aditif makanan sebagai pengatur keasaman; nomor INS 264. Senyawa ini disetujui untuk digunakan di  Australia dan Selandia Baru.

Sifat-sifat

CH3COONH4 adalah higroskopik dan mudah terurai menjadi asetamida bila dipanaskan di atas 165 °C.

CH3COONH4 → CH3C(O)NH2 + H2O

Dalam reaksi ini, garam diubah menjadi dua spesies molekul, yang relatif tidak biasa konversinya pada suhu lunak.

Produksi

Ammonium asetat diproduksi melalui netralisasi asam asetat dengan ammonium karbonat atau melalui penjenuhan asam asetat glasial dengan gas amonia kering. Memperoleh kristal ammonium asetat sulit atas perkiraan larutan encernya yang mengeluarkan ammonia ketika diuapkan.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s