PENGANGKUTAN OKSIGEN OLEH DARAH

Fungsi Hemoglobin

Pengangkutan oksigen oleh darah dari paru-paru ke jaringan-jaringan yang utamanya berperan terhadap kemampuan hemoglobin untuk bergabung dengan oksigen secara timbale-balik. Ini dapat dinyatakan melalui persamaan reaksi ini:

Hb + O2 = HbO2

(Hb = direduksi, yaitu deoksigenat; hemoglobin; HbO2= oksihemoglobin).

Penggabungan hemoglobin dan oksigen yang terbaik dianggap sebagai kehilangan afinitas ketimbang sebagai kombinasi kimia seperti halnya suatu oksida. Derajat kombinasi atau sebaliknya, yaitu, penguraian oksihemoglobin untuk melepaskan oksigen, ditentukan oleh tegangan oksigen di sekeliling media hemoglobin. Pada tegangan 100 mm Hg atau lebih, hemoglobin dijenuhkan secara sempurna. Di bawah kondisi tersebut, hampir 1,34 ml oksigen bergabung dengan setiap gram hemoglobin. Mengasumsikan bahwa konsentrasi hemoglobin 14,5 gr/100 ml darah, total oksigen yang akan diangkut sebagai oksihemoglobin adalah 14,5 x 1.34 atau 19,43 ml/100 ml (19,43 % vol). Terhadap ini memungkinkan bertambah sebesar 0,393 ml terlarut secara fisika; totalnya, sekitar 20% volume, merupakan kapasitas oksigen darah (kandungan oksigennya) adalah fungsi konsentrasi hemoglobin (sel darah merah) yang besar.

Disosiasi Oksihemoglobin

Hubungan penting antara kejenuhan hemoglobin dan tegangan oksigen dapat dipersepsikan  dengan pengujian dari kurva disosiasi oksihemoglobin, di mana persen kejenuhan diplotkan terhadap tegangan oksigen. Bentuk kurva disosiasi bervariasi dengan tegangan CO2 yang bervariasi pula. Kurva yang digambarkan dengan CO2 pada tegangan 40 mm Hg dianggap sebagai representasi dari kondisi fisiologis normal yang terdapat dalam darah arteri (100 mm Hg), hemoglobinnya terjenuhkan hingga 95-98%; yaitu, terbentuknya oksihemoglobin yang hampir sempurna. Naiknya tegangan oksigen lebih lanjut hanya sedikit saja berpengaruh terhadap penjenuhan hemoglobin.

Sebagaimana turunnya tegangan oksigen, penjenuhan hemoglobin secara perlahan-lahan hingga tegangan oksigen turun sampai kira-kira 50 mm Hg, pada mana titik evolusi oksigen segera terjadi. Ini adalah “tegangan pengosongan” dari hemoglobin. Lag awal dalam disosiasi oksihemoglobin ini memberikan “marjin keamanan” yang cukup luas yang memungkinkan tegangan oksigen dalam paru-paru turun hingga setengah, serendah-rendahnya 80 mm Hg sebelum penurunan yang signifikan terjadi dalam oksigenasi hemoglobin.

Dalam jaringan, di mana tegangan oksigennya kira-kira 40 mm Hg (mendekati tegangan hemoglobin pengosongan), oksihemoglobin berdisosiasi dan oksigen dibuat tersedia dengan mudah bagi sel-sel tersebut. Disebabkan jalan lintas tunggal dari darah melalui jaringan tersebut, kandungan oksigen dari darah hanya turun dari 20 sampai kira-kira 15% volume. Ini memberikan sebuah pertimbangan cadangan darah beroksigen dalam peristiwa oksigenasi tidak memuaskan pada paru-paru.

Tanda-tanda Klinis Variasi dalam Penjenuhan Hemoglobin

Warna merah dari deoksihemoglobin lebih gelap daripada oksihemoglobin yang merah cerah. Atas alasan inilah darah arteri selalu lebih cerah dibandingkan darah vena. Berkurangnya oksigenasi darah normal, dengan konsekuensi meningkatnya deoksigenasi hemoglobin memperlihatkan warna kebiruan yang karakteristik pada kulit. Ini dikatakan sebagai sianosis.

Keadaan ini adalah ciri khas keracunan sianida, di mana respirasi juga pincang. Penampilan sianotik bergantung pada adanya paling sedikit 5 gr hemoglobin deoksigenat per 100 mL darah kapiler (Lundsgarard).  Pada keadaan anemia (kurang darah) yang parah, konsentrasi hemoglobin mungkin begitu rendah sebagai bentuk sianosis tidak mungkin bahkan dianggap kandungan oksigen darah berkurang.

Pada keracunan karbon monoksida (CO), pembentukan karbon monoksida-hemoglobin merah cheri menghasilkan penampilan warna merah sehat yang sangat karakteristik, terutama sekali nampak pada bibirnya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Disosiasi Oksihemoglobin

Suhu

Naiknya suhu kejenuhan hemoglobin menjadi berkurang. Misalnya, pada tegangan oksigen 100 mm Hg, 93% hemoglobin terjenuhkan pada 38 oC, namun98% hemoglobin masih 88% terjenuhkan, di mana ini adalah dari keinginan fisiologis karena itu menandakan bahwa hemoglobin hewan berdarah panas memberikan oksigen lebih sesuai ketika menumpang dari tegangan tinggi ke tegangan oksigen rendah (seperti dari paru-paru ke jaringan) dibandingkan keadaan itu pada hewan berdarah panas.

Elektrolit

Pada tegangan oksigen rendah, oksihemoglobin memberikan oksigen lebih sesuai dengan adanya elektrolit dibandingkan keadaan tersebut dalam larutan murni.

Pengaruh CO2

Pengaruh CO2, dalam mana kurva untuk persentase kejenuhan hemoglobin pada tegangan oksigen yang bervariasi menunjukkan keanekaragaman dengan tegangan CO2 yang berbeda. Hal ini memungkinkan karena pengaruh CO2  untuk membentuk kurva disosiasi tersebut secara aktual akibat efek dari pembentukan asam karbonat, dengan konsekuensi penurunan pH lingkungan tersebut.  Kenaikan keasaman, dengan pengaruh pH media menjadi asam di samping titik isoelektrik hemoglobin, nampaknya memudahkan disosiasi oksihemoglobin. Kemampuan CO2 untuk menggeser slop (kemiringan) dari kurva disosiasi oksihemoglobin ke kanan disebut sebagai efek Bohr.

Kaboksihemoglobin

Seperti yang telah dicatat, bergabungnya hemoglobin dengan karbon monoksida bahkan jauh lebih mudah dibandingkan dengan oksigen (210 kali lebih cepat) untuk membentuk karboksihemoglobin berwarna merah-cherry. Pengurangan jumlah hemoglobin ini tersedia bagi pengangkut oksigen. Bila karbon monoksida di udara terhirup oleh kita serendah-rendahnya 0,02% saja, maka kita akan mengalami sakit kepala dan muak (nausea). Bila konsentrasi lkarbon monoksida hanya 1/210 (seper-duaratus sepuluh) dari oksigen di udara (sekitar 0,1% karbon monoksida), ketidaksadaran (pigsan) akan terjadi dalam waktu 1 jam dan kematian akan menjemput dalam waktu 4 jam.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s