GARAM ZEISE, SENYAWA ORGANOLOGAM YANG PERTAMA DILAPORKAN

Garam Zeise, nama IUPACnya kalium trikloro(etena)platinat(II), ialah senyawa kimia dengan rumus K[PtCl3(C2H4)]·H2O. Anion ini udara-stabil, kuning, kompleks koordinasi mengandung ligan η2-etilen. Anion ini memiliki atom platinum dengan geometri planar persegi. Garam ini adalah penting dalam sejarah bidang kimia organologam sebagai salah satu contoh pertama dari sebuah kompleks alkena.

Garam Zeise memiliki rumus molekul C2H4Cl3KPt, dengan berat molekul 368,59 gr mol−1.

 Sejarah Penemuan

Garam Zeise merupakan salah satu dari senyawa oraganologam yang pertama kali dilaporkan. Penemunya W.C. Zeise, seorang profesor pada Universitas Copenhagen, yang membuat senyawa ini pada tahun 1820-an sambil menyelidiki reaksi PtCl4 dengan etanol mendidih, dan melaporkan bahwa senyawa yang dihasilkan mengandung etilena. Justus von Liebig, ahli kimia yang berpengaruh di era itu, sering mengkritisi proposal Zeise, tetapi teori Zeise tegas mendukung pada tahun 1868 ketika Birnbaum menyiapkan kompleks yang menggunakan etilena.

Garam Zeise mendapat banyak perhatian selama paruh kedua abad ke-19 karena ahli kimia tidak bisa menjelaskan dengan benar struktur molekul garam ini. Pertanyaan ini tetap tak terjawab sampai munculnya difraksi sina-X di abad ke-20.

Garam Zeise merangsang banyak riset ilmiah dalam bidang kimia organologam, dan merupakan kunci dalam mendefinisikan konsep baru dalam kimia seperti Hapticity. Model Dewarp-Chatt-Duncanson menjelaskan bagaimana logam itu berkoordinasi untuk ikatan rangkap.

Pembuatan

Senyawa ini tersedia secara komersial sebagai hidrat. Hidrat ini secara umum dibuat dari K2[PtCl4] dan etilena dengan adanya sejumlah katalitik SnCl2. Air dari hidrasi ini  dapat disingkirkan secara in vacuo.

Struktur

Sebagai garam Zeise dan senyawa terkait, alkena berputar sekitar ikatan logam-alkena dengan energi aktivasi sederhana. Analisis ketinggian penghalang menunjukkan bahwa ikatan-π antara kebanyakan logam dan alkena lebih lemah daripada ikatan-σ. Dalam anion Zeise, hambatan rotasi ini tidak dapat diukur dengan spektroskopi NMR karena ke- empat protonnya setara.

Kompleks simetri yang lebih rendah dari etilena, misalnya CpRh (C2H4)2, yang, bagaimanapun, cocok untuk analisis hambatan rotasi terkait dengan ikatan logam-etilen.

Senyawa Terkait

  • Dimer Zeise [{(η2-C2H4)PtCl2}2], berasal dari garam Zeise dengan mengeliminasi KCl yang diikuti dengan dimerisasi.
  • COD-platinum dichloride,”(siklooktadiena)PtCl2, berasal dari platinum(II) klorida dan 1,5-siklooktadiena, adalah suatu kompleks platinum(II) alkena yang umum.

Banyak kompleks etilena lain yang telah dibuat. Contohnya, etilenabis(trifenilfosfin)platinum(0),  [(C6H5)3P]2Pt(H2C=CH2), dimana platinanya adalah berkoordinasi-tiga dan valensi-nol (garam Zeise ialah derivatif dari platinum(II)). ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s