Besi(II) glukonat, Sebagai Sumber Zat Besi

Besi(II) glukonat atau Ferro glukonat, senyawa berwarna hitam sering digunakan sebagai suplemen zat besi. Ini adalah garam besi(II) dari asam glukonat. Zat ini dipasarkan di bawah beberapa nama dagang  seperti Fergon, Ferralet, dan Simron. Sangobion pun mencantumkan senyawa glukonat ini sebagai sumber zat besinya.

Nama sistematika besi(II) glukonat adalah: Besi; asam (2R,3R,4S,5S)-2,3,4,5,6-pentahidroksiheksanoat.

Besi(II) glukonat memiliki rumus kimia C12H22FeO14 dengan berat molekul 446,14 g mol−1, berpenampilan sebagai serbuk kuning terang sampai coklat, dan tidak berbau. Titik leleh dalam bentuk dihudrat adalah 188 °C; 370 °F; 461 K. Besi(II) glukonat larut dalam air, juga dalam gliserin, tetapi kelarutannya dalam alcohol diabaikan.

Kegunaan Besi(II) Glukonat

Ferro glukonat dengan efektif digunakan dalam pengobatan anemia hipokromik. Penggunaan senyawa ini  dibandingkan dengan sediaan besi lainnya menghasilkan respon retikulosit yang memuaskan, pemanfaatan persentase yang tinggi dari besi, dan kenaikan harian dalam hemoglobin yang tingkat normal terjadi dalam waktu yang cukup singkat.

Ferrous glukonat juga digunakan sebagai aditif makanan saat memproses zaitun hitam. Hal ini diwakili oleh label makanan dengan E number E579 di Eropa. Ia memberikan warna hitam yang seragam pada zaitun.

Toksisitas

Ferrous glukonat bisa menjadi racun kalau berlebihan. Anak-anak dapat menunjukkan tanda-tanda  keracunan dengan menelan 10–20 mg/kg unsur besi. Keracunan serius dapat timbul dari menelan lebih dari 60 mg/kg. Besi memberikan baik efek lokal maupun sistemik: ia korosif terhadap mukosa saluran pencernaan, dapat berdampak negatif pada jantung dan darah (dehidrasi, tekanan darah rendah, cepat dan lemah denyut nadi, shock), paru-paru, hati, sistem pencernaan (diare , mual, muntah darah), sistem saraf (menggigil, pusing, koma, kejang, sakit kepala), dan kulit (turasan, hilangnya warna, bibir dan kuku berwarna kebiruan). Gejala-gejala dapat hilang dalam beberapa jam, tapi kemudian muncul lagi setelah 1 hari atau lebih. Mengetahui toksisitas suatu zat, supaya kita hati-hati dalam penggunaannya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s