GLUTARALDEHIDA & APLIKASINYA

Glutaraldehida ialah suatu senyawa organik dengan rumus  CH2(CH2CHO)2. Suatu cairan berminyak tak berwarna berbau tajam, glutaraldehida digunakan untuk desinfeksi medis dan peralatan kedokteran gigi. Senyawa ini juga digunakan untuk mpengolahan air industri dan sebagai pengawet. Senyawa ini terutama tersedia sebagai larutan encer, dan dalam larutan tersebut gugus aldehida itu terhidratkan.

Nama IUPAC Glutaraldehida ialah Pentena-1,5-dial. Julukan lainnya adalah: Pentanedial, Asam glutarat dialdehida, Glutarat aldehida, Glutarat dialdehida, 1,5-Pentanedial.

Adapun cirri-ciri khas glutaraldehida adalah sbb.:

  • Rumus molekul:          C5H8O2
  • Berat molekul:            100,12 g mol−1
  • Penampilan:                 Cairan jernih
  • Densitas:                     1,06 gr/mL
  • Titik leleh:                   -14 °C, 259 K, 7 °F
  • Titik didih:                  187 °C, 460 K, 369 °F
  • Kelarutan dalam air:    Dapat bercampur, bereaksi

 

Produksi dan Struktur

Glutaraldehida diproduksi secara industri melalui oksidasi siklopentana dan melalui reaksi Diels-Alder akrolein dan metil vinil eter diikuti dengan hidrolisis:

Seperti dialdehida lain (misalnya, glioksal), ia tidak terdapat sebagai dialdehida tetapi sebagai hidrat. Hidrat ini mengadopsi beberapa struktur.

Monomer glutaraldehida dapat berpolimerisasi melalui reaksi kondensasi aldol  yang menghasilkan alfa, beta-tak jenuh poli-glutaraldehida. Reaksi ini biasanya terjadi pada nilai pH alkalis (basa).

Kegunaan

Fiksatif

Larutan glutaraldehida konsentrasi 0,1% dapat digunakan untuk desinfeksi sistem dan sebagai pengawet untuk penyimpanan jangka panjang. Glutaraldehida digunakan sebagai fiksatif dalam mikroskop elektron biologi. Glutaradehida membunuh sel-sel dengan cepat dengan mengikat-silang protein mereka dan biasanya digunakan sendirian atau dicampur dengan formaldehida sebagai proses pertama dari dua proses fiksasi untuk menyetabilkan  spesimen seperti bakteri, bahan tanaman, dan sel-sel manusia. Prosedur fiksasi kedua menggunakan osmium tetroksida untuk mengikat-silang dan menyetabilkan sel dan organel membran lipid. Fiksasi biasanya diikuti dengan dehidrasi jaringan dalam etanol atau aseton, diikuti dengan penanaman di dalam resin epoksi atau resin akrilik.

Contoh lain dari aplikasi untuk pengolahan protein dengan glutaraldehida ialah inaktifasi  toksin bakteri untuk membuat vaksin toksoid, misalnya, pertusis (batuk rejan/kinghus) komponen toksoid dalam vaksin Boostrix T dap yang diproduksi oleh CaxoSmithKline.

Reagen Biokimia

Glutaraldehidea sering kali digunakan dalam aplikasi biokimia sebagai pengikat-silang homobifungsional amina-reaktif. Keadaan protein oligomer dapat diuji melaluiaplikasi ini. Glutaraldehida juga digunakan dalam SDS-PAGE untuk memfiksasi protein dan peptida sebelum penodaan. Secara khas, gel yang diolah dengan larutan 5% sekitar setengah jam, setelah mana ia harus  dicuci seluruhnya untuk menghilangkan noda kuning yang terbawa melalui reaksi dengan tris bebas.

Pengobatan Kutil

Larutan 10% w/w glutaraldehida dijual dengan merek dagang  “Diswart Solution” untuk menghilangkan untuk menghilangkan kutil umum dan plantar. Klaim produk termasuk: menginaktivasi virus dan bakteri. Mengeringkan permukaan kutil. Daerah noda yang diobati berwarna coklat,  tetapi tidak akan membahayakan kulit di sekitarnya.

Cairan Perekahan Hidrolik (Fracking)

Glutaraldehida telah didaftar sebagai komponen dari cairan perekahan hidrolik “fracking”. Senyawa ini termasuk dalam aditif yang disebut Alpha 1427, sebagai biosida, sesuai dengan Material Safety Data Sheets yang dirilis Morgantown Utility Board oleh Northeast Natural Energy. Pertumbuhan bakteri dapat mengagalkan produksi sumur minyak dan gas, dan dapat diperkenalkan ke dalam pembentukan dari berbagai sumber termasuk air,  from various sources including the source water, proppant, dan polimer yang digunakan dalam proses perekahan hidrolik. Glutaraldehida dipompakan sebagai cairan aditif dengan fluida perekahan untuk mengurangi atau mengeliminasi sumber pembentukan ini dan bahaya konduktivitas rekah.

Keamanan

Sebagai desinfektan kuat, glutaraldehida adalah racun dan iritan kuat, Namun, tidak ada bukti aktivitas karsinogenik.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s