REAGEN NESSLER UNTUK UJI AMMONIA

KALIUM tetraiodomerkurat(II) ialah senyawa anorganik yang terdiri dari kation kalium dan anion tetraiodimerkurat(II). Senyawa ini terutama digunakan sebagai reagen Nessler, suatu larutan 0,09 mol/L kalium tetraiodomerkurat(II) (K2[HgI4]) dalam  2,5 mol/L KOH, digunakan untuk mendeteksi ammonia.

Nama IUPAC senyawa ini adalah Kalium tetraiodo-merkurat(II). Nama lainnya adalah Merkuri kalium iodida, reagen Nessler (komponen dasar).

Sifat-sifat Reagen Nessler

  • Rumus molekul: HgI4K2
  • Berat molekul:   786,40 gr/mol
  • Penampilan:  Kristal kuning
  • Bau:  Tidak berbau
  • Densitas: 4,29 gr/cm3
  • Kelarutan dalam air:   Sangat larut
  • Kelarutan dalam pelarut lain: Larut dalam alkohol, eter dan

Aseton.

  • Bahaya: MSDS eksternal untuk reagen Nessler.
  • Anion lain:  Merkuri(II) iodida

 Reagen Nessler

Dinamakan sesuai dengan penemunya, yaitu Julius Nessler, suatu larutan alkali dari  K2HgI4 yang disebut  reagen Nessler. Larutan pucat ini menjadi kuning gelap dengan adanya ammonia. Pada konsentrasi lebih tinggi, dapat membentuk endapan coklat. Kepekaan seperti uji noda adalah sekitar 0,3 μg NH3 dalam  2 μL.

NH4+ + 2[HgI4]2− + 4OH → HgO·Hg(NH2)I ↓ + 7I + 3H2O

Rumus untuk endapan coklatnya diberikan sebagai  3HgO.Hg(NH3)2I2 dan sebagai NH2.Hg2I3.

Reagen Nessler umumnya dibuat dengan menggabungkan Kalium iodida (KI) dan Merkuri(II) klorida (HgCl). Reagen Nessler dapat digunakan dengan tabung Nessler.

Pembuatan Reagen Nessler

Kristalkan dari larutan Merkuri iodida encer yang dipekatkan dengan kalium iodida ialah KHgI3.H2O monohidrat, yang berwarna jingga pucat. Dalam larutan berair kompleks triiodo ini mem-berikan dianion tetraiodo tetrahedral. Larutan K2HgI4 bereaksi dengan garam Cu(I) yang menghasilkan CuHgI4. Kegunaan reagen Nessler adalah untuk uji ammoniak.

Cara pembuatan Larutan Reagen Nessler di laboratorium adalah sebagai berikut:

  • Larutkan 50 gr KI dalam 50 mL akuades dingin.
  • Buat larutan jenuh Merkuri(II) klorida (± 22 gr dalam 350 mL akuades).
  • Teteskan larutan jenuh Merkuri(II) klorida ini ke dalam larutan KI hingga terjadi endapan.
  • Tambahkan 500 mL NaOH 5 M, dan encerkan dengan akuades sampai 1 liter.
  • Saring dan ambillah larutan yang jernih.
  • Simpan dalam botol berwarna gelap (coklat), karena larutan ini dapat dipengaruhi/sensitif terhadap cahaya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s