ASAM ELLAGAT, ANTIOKSIDAN POLIFENOL dengan SIFAT ANTIPROLIFERASI

Nama IUPAC senyawa ini ialah 2,3,7,8-tetrahidroksikromeno[5,4,3-kda]kromena-5,10-dion. Nama lainnya asam 4,4’,5,5’,6,6’-heksahidroksidifenat-2,6,2’,6’-dilakton. Rumus molekulnya C4H6O8, dengan berat molekulnya 302,197 gr/mol dan densitas 1,67 gr/cm3.

Namun, nama yang akrab disebut adalah asam ellagat. Asam ini ialah suatu antioksidan polifenol yang dijumpai pada sejumlah buah dan sayuran, termasuk blackberry, raspberry, strawberry, cranberry, kemiri, kemiri pecan, delima, dan wolfberry.

Terjadinya di Alam

Tanaman yang menghasilkan asam ellagat akan mengubahnya menjadi sebentuk tannin yang disebut ellagitannin. Senyawa ini adalah glikosida yang siap dihidrolisis oleh air menghasilkan asam ellagat ketika tanaman tersebut dimakan. Kadar tertinggi asam ellagat terdapat pada buah strawberry, raspberry, cranberry, dan buah anggur.

Asam ellagat ditemukan oleh Braconnot pada tahun 1831. Nierenstein membuat zat ini dari Algarobilla dan buah-buahan tertentu lainnya. Lowe merupakan orang pertama yang mensintesis asam ellagat melalui pemanasan asam gallat dengan arsenat.

Manfaat bagi Kesehatan

Asam ellagat mempunyai sifat-sifat antiproliferasi dan antioksidan dalam sejumlah model in vitro dan hewan kecil. Sifat-sifat antiproliferasi dari asam ellagat berperan atas kemampuannya untuk menghambat pengikatan DNA secara langsung dari zat-zat karsinogenik tertentu, termasuk nitrosamine dan hidrokarbon aromatik polisiklik. Seperti antioksidan polifenol lain, asam ellagat mempunyai efek kemoprotektif (efek perlindungan terhadap kimia berbahaya) pada model-model sel dengan mengurangi tekanan oksidasi. Asam ellagat dianggap merupakan antagonis dengan katekin, seperti yang dijumpai pada teh.

Sifat-sifat tersebut menjadi tertarik karena bermanfaat bagi kesehatan manusia yang mengonsumsi asam ellagat ini. Namun sangat sedikit penelitian tentang manfaat yang telah dilaporkan selama tahun 2010. Uji kecil acak terkontrol yang meliputi 19 pasien dengan carotid artery stenosis dijumpai bahwa jus buah delima (Pomegranate), yang tinggi akan asam ellagat, terlihat menurunkan tekanan darah dan penebalan dinding arteri carotid.

Sebuah penelitian terkontrol tahun 2005 dengan 48 pasien yang menjalani kemoterapi untuk kanker prostat dijumpai bahwa suplemen asam ellagat dapat mengurangi laju kemoterapi terkait-neutropenia (dianggap tidak ada kasus neutropenia berat dengan kelompok asam ellagat atau kelompok kontrol). Suplemen asam ellagat tidak memperbaiki keseluruhan atau perkembangan kelangsungan hidup pasien dengan kanker prostat dan dalam uji ini.

Terlepas dari keadaan yang sangat siap atas bukti yang mendukung kesehatan yang bermanfaat terhadap kanker, penyakit jantung, dan masalah medis lain. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s