MINYAK ARGAN UNTUK KULINER & KOSMETIKA ASLI MAROKO

MINYAK Argan  ialah minyak tumbuhan yang dihasilkan dari inti (biji) pohon argan (Argania spinosa L.), tanaman asli Moroko, yang bermanfaat untuk sifat-sifat nutrisi, kosmetika dan pengobatan.

Pohon Argan

Pohon ini sangat baik beradaptasi dengan musim kemarau dan kondisi-kondisi lingkungan yang keras lainnya dari bagian barat daya Moroko. Genus Argania pernah mencakup Afrika Utara dan kini berbahaya dan berada di bawah perlindungan UNESCO. Tanaman argan tumbuh liar pada tanah setengah-kering, sistem perakarannya yang dalam membantu melindungi terhadap erosisi tanah dan pendahulu utara dari Sahara. Cadangan biosfir ini, Arganeraie Biosphere Reserve, mencakup luas daratan intramontana yang lebih dari 2.560.000 hektar, yang berbatasan dengan  Pegunungan High Atlas dan Little Atlas dan Lautan Atlantik di sebelah barat. Minyak argan tetap merupakan salah satu minyak terlangka di dunia karena wilayah pertumbuhannya kecil dan sangat spesifik.

Tanaman argan merupakan yang pertama dilaporkan oleh penjelajah Leo Africanus pada tahun 1510. Spesimen awal dibawa ke Amsterdam di mana tanaman ini dibudidayakan oleh Lady Beaufort di Badminton House pada tahun 1711.

Ekstraksi

Cara Tradisional

Sebelum zaman modern, bangsa Berber (juga dikenal sebagai Amazigh) dari Moroko yang mengumpul  buah argan sisa-sisa yang belum dimakan oleh kambing mereka. Kemudian digiling dan dikempa untuk membuat minyak biji argan yang digunakan dalam memasak dan kosmetika. Namun, minyak yang digunakan dalam kosmetika dan produk-produk kuliner yang tersedia untuk dijual dewasa ini hampir bisa dipastikan telah dipanen secara langsung dari pohon dan diproses dengan mesin.

Ekstraksi-Kempa

Sekarang terus meningkat kebutuhan akan minyak yang diproduksi untuk dijual, karena  minyak ini akan tahan 12–18 bulan dan ekstraksi jauh lebih cepat. Menggunakan kempa mekanis, campuran adonan dan air tidak diperlukan dan adonan dapat dikempa secara langsung.

Buah dari pohon argan adalah biji kacang berukuran bulan, berbentuk lonjong atau kerucut. Buahnya ditutupi oleh kulit yang tebal yang melapisi daging buah. Daging buah ini mengelilingi inti bercangkang-keras yang  menunjukkan hampir 25% berat buah segarnya.

Biji yang terkandung di dalamnya satu sampai tiga inti yang kaya dengan minyak argan. Minyak argan diekstrak dari intinya (kernel), dengan hasil yang berbeda-beda dari 30% sampai 55% bergantung pada cara ekstraksi yang digunakan.

Ekstraksi dari inti adalah kunci bagi proses produksi minyak argan. Dalam rangka mengekstrak inti (kernel), buah argan pertama-tama dikeringkan dalam udara oven dan kemudian bubur daging buahnya dihilangkan. Terkadang daging buah dihilangkan secara mekanis tanpa harus mengeringkan buahnya. Daging buahnya biasanya digunakan sebagai pakan hewan.

Tahap selanjutnya meliputi pemecahan biji (nut) argan untuk mendapatkan inti (kernel) argan. Upaya untuk mekanisasi proses ini telah gagal dan oleh karena itu masih dilakukan dengan tangan, yang membuatnya menghabiskan banyak waktu dan proses intensif-buruh.

Ini yang digunakan untuk membuat minyak argan untuk digunakan sebagai makanan, kemudian dipanggang perlahan-lahan. Setelah inti argan telah dingin, inti ini digiling dan dikempa. Ampas lembut berwarna-coklat murni dikeluarkan, minyak argan tanpa-saring kemudian didekantasi di dalam bejana. Ampas presan  yang tersisa setelah minyak telah dikeluarkan kaya akan protein dan sering digunakan sebagai pakan ternak.

Minyakargan kosmetika diproduksi hampir secara identik, meskipun inti argan tidak dipanggang untuk menghindari bau harum kacang yang berlebihan.

Setelah pengempaan, minyak argan diendapkan dan dibiarkan selama kira-kira dua minggu. Ini memungkinkan zat padat yang tersuspensi dalam minyak argan mengendap ke dasar, membentuk endapan alami. Minyak argan yang lebih jernih kemudian dapat disaring lebih lanjut yang bergantung pada kejernihan dan tingkat kemurnian yang diperlukan. Minyak argan murni dapat mengandung sedikit sedimen. Ini adalah bagian alami dari proses produksi dan tidak mempengaruhi mutu minyak argan.

Sifat-sifat dan Kegunaan

Minyak argan mempunyai densitas relatif pada suhu 20 oC mulai dari 0,906 sampai 0,919.

Minyak argan mengandung tokoferol (vitamin E), fenol, karoten, skualena, dan asam-asam lemak, (asam lemak tidak-jenuh 80%). Fenol alami utama dalam minyak argan adalah asam kaffeat, oleuropein, asam vanillat, tirosol, katekol, resorsinol,  (-)-epikatekin dan (+)katekin.

Bergantung pada cara ekstraksi, minyak argan mungkin lebih tahan terhadap oksidasi dibandingkan minyak zaitun.

Penggunaan untuk Kuliner

Minyak argan untuk kuliner (minyak makanan argan) digunakan untuk  mencelup roti, di atas couscous, salad dan penggunaan serupa.  Amlou, suatu pasta coklat tebal dengan konsistensi serupa dengan mentega kacang, yang dihasilkan oleh kacang almond panggang giling dan minyak argan menggunakan batu, yang dicampur dengan madu dan digunakan secara lokal sebagai pencelup roti.

Berbagai pengakuan tentang efek yang menguntungkan terhadap kesehatan karena konsumsi minyak argan telah dibuat. Para peneliti telah menyimpulkan bahwa konsumsi harian minyak argan  ‘mungkin sangat tinggi’ merupakan satu faktor yang membantu pencegahan berbagai penyakit kanker, penyakit kardiovaskuler dan kegemukan (obesitas).

Hasil dari studi intervensi nutrisi, dalam mana sukarelawan diberikan minyak argan atau lemak hewani (mentega) dalam makanan mereka, yang diterbitkan pada tahun 2005.  Hasilnya menunjukkan bahwa asupan minyak argan makanan yang teratur menyebabkan berkurangnya tidak kolesterol dan trigliserida berbahaya dalam dalam darah, dibandingkan dengan diet dengan asupan teratur lemak hewani.

 

 

Penggunaan untuk Kosmetika

Minyak argan yang tidak dipanggang secara tradisional digunakan sebagai obat untuk penyakit kulit dan sebagai minyak kosmetika untuk kulit dan rambut:

“Pada kosmetika, minyak argan didukung sebagai minyak pelembab, melawan jerawat remaja dan hitam-hitam pada kulit (flake) serta untuk perawatan rambut. Minyak ini juga berguna sebagai obat rematik dan menyembuhkan luka bakar…. Secara eksternal, minyak argan digunakan … untuk rambut seperti brillian, untuk membentengi dan … dalam perawatan kulit berkerut atau kering bersisik”.

Minyak argan semakin menjadi populer untuk penggunaan sebagai kosmetika. Banyak produk perawatan-diri di pasar Amerika Serikat dengan minyak argan sebagai ramuan meningkat dari hanya dua pada 2007 menjadi lebih dari seratus pada 2001. Minyak argan terkadang dicampur dengan minyak biji buah delima karena bermanfaat antioksidasi, dengan penjualan meningkat campuran ini sebagai serum “all-in-one” baik untuk kulit mamupun rambut. Minyak argan juga dijual tanpa zat tambahan sebagai produk perawatan kulit dan rambut.

Popularitas minyak argan yang meningkat telah mengisyaratkan pemerinhan Maroko untuk merencanakan bagi peningkatan produksi: arahnya adalah untuk melipat-tigakan produksi tahunan dari 2.500 – 4.000 ton pada tahun 2020.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s