MINYAK BIJI ANGGUR, DARI MEMASAK SAMPAI KOSMETIKA

Minyak biji anggur (juga disebut minyak anggur) adalah sejenis minyak nabati yang dikempa dari biji berbagai varietas anggur Vitis vinifera, suatu hasil samping yang berlimpah dari pembuatan anggur.

KEGUNAAN

Memasak

Minyak biji anggur mempunyai titik asap sangat tinggi, mencapai 216 oC (421 oF), jadi ia dapat digunakan dengan aman untuk memasak pada suhu tinggi, seperti halnya gorengan bergerak, dan gorengan dalam. Sehubungan dengan kebersihannya, rasa yang ringan, minyak ini sering digunakan sebagai bumbu  dalam bumbu salada dan kuah salada, serta sebagai dasar untuk penuangan minyak dari bawang putih, rosemary, atau hermal lainnya atau bumbu-bumbu.

Densitas energi metabolik minyak biji anggur adalah khas dari minyak-minyak nabati: mencapai 3.700 kJ (880 kkal) per 100 gr, atau 500 kJ (120 kkal) per 15 ml sendok makan.

Tabel-1. Komposisi Asam Lemak minyak biji anggur

Lemak jenuh (11 %)

  • Asam palmitat
  • Asam stearat
7 %

4 %

Lemak tak-jenuh (88% – 90%)

Lemak mono-tak-jenuh (16 % -17 %)

  • Asam palmitoleat
  • Asam oleat
< 1%

16%

Lemak poli-tak-jenuh (72% – 73%)

  • Asam lemak omega-3
  • Asam lemak omega-6
α-Linolenat

Linoleat

<1%

72%

Tabel-2. Sifat-sifat minyak biji anggur

Energi makanan per 100 gr 3.700 kJ (880 kcal)
Titik asap 216°C (421 oF)
Bilangan iodium 124-143 meq
Bilangan penyabunan 126 (NaOH); 180-196 (KOH)
Zat-zat yang tersabunkan 0,3%−1,6%

 

Kosmetika

Minyak biji anggur merupakan ramuan kosmetika yang lebih disukai untuk mengontrol kelembaban kulit. Minyak biji anggur meninggalkan minyak tipis, cerah, berupa film kemilau pada kulit  ketika digunakan sebagai minyak pembawa untuk minyak esensial sebagai aromaterapi. Minyak ini mengandung lebih banyak asam linoleat daripada minyak-minyak pembawa yang lain. Minyak biji anggur juga digunakan sebagai pelumas untuk bercukur.

Obat potensial yang menguntungkan

Meskipun biji anggur mengandung antioksidan dan senyawa-enyawa aktif secara biologis lainnya, namun minyak biji anggur yang diperas (dikempa) secara dingin mengandung jumlah yang dapat diabaikan sehubungan dengan ketidaklarutannya dalam lipida. Sebagai contoh, jumlah yang cukup tinggi resveratrol terjadi dalam biji anggur untuk minyak yang diekstrak secara komersial, namun ini hampir seluruhnya tidak terdapat dalam minyak biji anggur.

Bagaimanapun mungkin ada keuntung bagi kesehatan dari minyak itu sendiri. Sebuah kajian tahun 1993mendukung pengakuan bahwa minyak biji anggur meningkatkan kadar lipoprotein densitas-tinggi (kolesterol-HDL atau “kolesterol baik”) dan menurunkan kadar LDL.

KOMPOSISI MINYAK BIJI ANGGUR

Tabel berikut ini mencantumkan komposisi asam-asam lemak khusus dari minyak biji anggur:

Tabel-3. Komposisi asam lemak khusus dari minyak biji anggur

Asam lemak

Tipe

Persentase

Asam linoleat

ω−6 tak jenuh

72%

Asam oleat

ω−9 tak jenuh

16%

Asam palmitat
(Asam heksadekanoat)

Jenuh

7%

Asam stearat
(Asam oktadekanoat)

Jenuh

4%

Asam alfa-linolenat

ω−3 tak jenuh

< 1%

Asam palmitoleat
(Asam 9-Heksadekanoat)

ω−7 tak jenuh

< 1%

Minyak biji anggur juga mengandung 0,8 sampai 1,5 % zat-zat yang tak dapat disabunkan (unsaponifiables) yang kaya akan fenol (tokoferol) dan steroida (kampesterol, beta-sitosterol, dan stigmasterol). Minyak biji anggur mengandung sejumlah kecil Vitamin E, namun tidak sebanyak minyak safflower, minyak biji kapas atau minyak beras dedak.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s