SELENIUM DALAM SISTEM BIOLOGIS

MESKIPUN beracun dalam dosis besar, selenium adalah mikronutrien penting bagi hewan. Pada tanaman, selenium  terkadang terjadi dalam banyak racun sebagai forage, pencari makan ke mana-mana, misalnya locoweed. Selenium merupakan komponen dari asam amino selenosistein dan selenometionin. Pada manusia, selenium adalah suatu nutrien unsur renik yang berfungsi sebagai kofaktor untuk glutation peroksidase dan bentuk-bentuk tioredoksin reduktase. Protein yang mengandung selenium diproduksi dari selenium anorganik melalui perantara selenofosfat (PSeO33-).

 Biomolekul yang Mengandung Selenium

Glutation Peroksidase

Keluarga enzim glutation peroksidase (disingkat GSH-Px) mengkatalisis reduksi hidrogen peroksida dan hidroperoksida organik:

2H + H2O2 → GSSG + 2 H2O

Dua atom H yang disumbangkan oleh tiol dalam satu proses yang dimulai dengan oksidasi satu rantai samping selenol dalam  GSH-Px. Senyawa organoselenium ebselem ialah suatu obat yang digunakan untuk melengkapi aksi GSH-Px. Ia berfungsi sebagai suatu katalis untuk menghancurkan hidrogen peroksida.

Enzim yang mengandung selenium terkait pada beberapa tanaman dan pada hewan (tioredoksin reduktase) menghasilkan tioredoksin tereduksi, sebuah ditiol yang berfungsi sebagai sumber elektron untuk peroksidase dan juga penting mereduksi enzim ribonukleotida reduktase yang membuat prekursor, zat pendahulu DNA dari prekursor RNA.

Deiodinase

Selenium juga memainkan satu peranan dalam mem-fungsikan kelenjar tiroid. Ia turut-serta sebagai suatu kofaktor untuk tiga deionase hormon tiroid. Enzim-enzim tersebut mengaktifkan dan kemudian mendeaktifkan berbagai hormon tiroid dan metabolit mereka. Ia dapat menghambat penyakit Hashimoto, suatu penyakit auto-immune dalam mana sel-sel tiroid tubuh sendiri diserang oleh sistem kekebalan. Penurunan 21% pada antibodi TPO dilaporkan dengan asupan 0,2 mg selenium.

Format dehidrogenase

Beberapa mikroorganisme memanfaatkan selenium dalam  formate dehydrogenase. Format diproduksi dalam jumlah besar dalam di hati (sel-sel hati) mitokondria sel-sel embrio melalui siklus folat.

Format dioksidasi secara timbal-balik oleh enzim format dehidrogenase:

HCO2 → CO2 + H+ + 2 e

Sumber Nutrisi Selenium

Selenium harian berasal dari kacang-kacangan (nut), daging, cendawan, ikan, dan telur. Kacang Brazil merupakan sumber harian  biasa terkaya (meskipun ini bergantung pada tanahnya, karena  kacang Brazil tidak memerlukan kadar yang tinggi unsur untuk kebutuhan sendiri).

Dalam urutan konsentrasi, kadar tinggi juga ditemukan pada ginjal, tuna, kepiting, dan lobster.[8][9] Kandungan selenium di tubuh manusia diyakini berada di kisaran 13-20 miligram.

 Tanaman Indikator

Tanaman spesies tertentu dianggap sebagai indikator kadar selenium tinggi  dalam tanah, karena mereka memerlukan tingkat tinggi selenium untuk berkembang. Tanaman indikator selenium utama adalah spesies Astragalus (termasuk beberapa locoweed), plum pangeran (Stanleya sp.), aster berkayu (Xylorhiza sp.), dan goldenweed (Oonopsis sp.).

Penggunaan Medis Senyawa

Selenium Sintetik

Selenium sulfida (dengan rumus perkiraan SeS2) adalah bahan aktif dalam beberapa shampoo anti-ketombe. Senyawa selenium membunuh jamur Malassezia kulit kepala, yang menyebabkan  fragmen kulit kering. Bahan ini juga digunakan dalam lotion tubuh untuk mengobati Tinea versikolor karena infeksi oleh spesies yang berbeda dari jamur Malassezia.

Pelacakan dalam Cairan Biologis

Selenium dapat diukur di dalam darah, plasma, serum atau urin untuk memantau lingkungan yang berlebihan atau  atau pajanan, konfirmasi diagnosis keracunan pada korban yang dirawat di rumah sakit atau untuk membantu dalam penyelidikan forensik dalam kasus overdosis fatal.

Beberapa teknik analisis yang mampu membedakan bentuk unsur organik dari bentuk anorganik. Kedua bentuk selenium organik dan anorganik sebagian besar dikonversi menjadi monosakarida konjugasi (gula seleno) dalam tubuh sebelum disingkirkan melalui urin. Pasien kanker yang menerima dosis oral harian selenothionine dapat mencapai konsentrasi selenium plasma dan urin yang sangat tinggi. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s