PROFIL KIMIA ERITROSIN, PEWARNA MERAH (CHERRY-PINK) UNTUK MAKANAN

Nama IUPAC eritrosin ialah  asam 2-(6-Hidroksi-2,4,5,7-tetraiodo-3-okso-xanthen-9-il)benzoat.

Zat warna ini memiliki rumus molekul C20H6I4Na2O5, dengan berat molekul 879,86 gr/mol.

Kegunaan

Eritrosin digunakan sebagai pewarna makanan, juga digunakan sebagai tinta cetak, sebagai penanda biologis, zat penyingkap plak gigi dan media radiopak.  Senyawa ini juga digunakan sebagai sensitizer untuk film fotografi ortokromatis. Eritrosin biasanya digunakan dalam manisan seperti gula-gula  dan es loli, dan bahkan lebih banyak digunakan dalam menghias kue gel. Ia ini juga digunakan untuk kerang pistachio warna. [3][4] Sebagai aditif makanan, ia memiliki E number E127.

Sementara yang umum digunakan di banyak negara di dunia, eritrosin kurang umum digunakan di Amerika Serikat (kedua terbanyak digunakan setelah Fast Green FCF) karena Allura Red AC (Red # 40) umumnya digunakan sebagai pengganti. Namun, Allura Red AC dilarang di banyak negara Eropa karena merupakan zat warna azo.

Sebagai hasil dari upaya yang dimulai pada tahun 1970-an, pada tahun 1990 FDA- AS telah menerapkan larangan parsial pada eritrosin, mengutip penelitian bahwa dosis tinggi telah ditemukan menyebabkan kanker pada tikus. Pada bulan Juni 2008, Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum (CSPI) mengajukan petisi kepada FDA untuk larangan lengkap tentang eritrosin di Amerika Serikat.

Serangkaian uji toksikologi dikombinasikan dengan studi tinjauan dan laporan lain menyimpulkan bahwa eritrosin nonmutagenik. Eritrosin dapat digunakan sebagai pewarna makanan di Amerika Serikat tanpa batasan apapun.

Sinonim

Erythrosine B; Erythrosin B; Acid Red 51; C.I. 45430; FD & C Red No.3; E127; 2′,4′,5′,7′-Tetraiodo-3′,6′-dihidroksi-spiro[3H-isobenzofuran-1,9′-xanthen]-3-on garam disodium; Tetraiodofluorescein Sodium Salt; Calcoid Erythrosine N; 2,4,5,7-Tetraiodo-3,6-dihydroxyxanthene-9-spiro-1′-3H-isobenzofuran-3′-one disodium salt; 2′,4′,5′,7′-Tetraiodofluorescein, disodium salt; C.I.Food Red 14; Aizen Erythrosine; Tetraiodifluorescein, disodium salt; Spiro[isobenzofuran- 1(3H),9′-[9H]xanthen]-3-one, 3′,6′-dihydroxy-2′,4′,5′,7′-tetraiodo-, disodium salt.

Klasifikasi

Eritrosin tercantum dalam sistem penomoran berikut:

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s